Selasa, 29 Oktober 2013

Tidak ada judul

Nahhh ini dia hasil karya dua jam-an tadi yang bikin perut kram itu. Sebelum ni tugas di serahin ke Dosen nya udah tak publikasikan dulu. Yaa paling Dosen nya gak bakalan grudak-gruduk nyari blog ku ini :D



PERBEDAAN HADITS DALAM AL QURAN DENGAN HADITS YANG DIUCAPKAN RASULULLAH MENURUT  AHLI
Pengertian kata hadits secara etimologis atau menurut bahasa bisa diartikan sebagai  jadid (baru), modern (terbarukan) atau kalam (ucapan). Kata hadits tidak bisa di artikan hanya dalam satu arti karena bahasa arab itu bahasa yang kaya. Dalam satu kata bisa terdapat beberapa arti yang maksud nya sama. Dalam kamus bahasa arab karya M. Yunus kata hadits artinya adalah ucapan, kalam, penyampaian, perkataaan yang berasal dari kata haddatsa-yuhadditsu.
            Sedangkan secara terminologis atau menurut istilah para ahli hadits mengartikan nya sebagai ucapan dan perbuatan yang disandarkan kepada Rasulullah. Tapi bisa jadi itu hanya sebuah pengertian sempit dari kata hadits. Karena di dalam Al Quran, Allah SWT juga menyebutkan kata hadits dengan makna yang lebih luas lagi. Karena Allah lah yang memiliki segala sesuatu, Dia mengetahui makna apa yang tidak diketahui oleh manusia. Ada sekitar 25 kali Allah SWT menyebutkan kata hadits dalam Al Quran diantaranya yaitu :
  1. Pada hari itu orang yang kafir dan orang yang mendurhakai Rasul menginginkan bumi menelan mereka, tetapi mereka tidak dapat menyembunyikan suatu kejadian dari Allah. [4:42] : pada ayat ini Allah menerangkan hadits itu berupa suatu kejadian.
  2. Dimanapun kamu berada, kematian akan menemukan kamu, bahkan jika kamu berada di benteng yang tinggi dan kokoh. Jika mereka memperoleh kebaikan, mereka berkata: “Ini dari Allah,” dan jika ada yang buruk menimpa mereka, mereka berkata: “Ini adalah dari Engkau!(Muhammad) ” Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah,” Maka mengapa orang-orang itu (orang-orang munafik) hampir tidak memahami pembicaraan (sedikit-pun)  [4:78] : Hadits disini diartikan sebagai pembicaraan.
  3. Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Dia pasti akan mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak diragukan terjadinya. Siapa yang lebih benar perkataan (nya) dibanding Allah?. [4:87] : Hadits diartikan sebagai perkataan.
  4. Dan sungguh Allah telah menurunkan (ketentua) bagimu di dalam Kitab (Al Quran) bahwa jika kamu mendengar ayat-ayat Allah di ingkari dan diolok-olokm(oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk bersama mereka sebelum mereka memasuki pembicaraan yang lain. jika tidak (kamu lakukan), tentulah  kamu serupa dengan mereka. Sungguh, Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di neraka jahannam[4:140]
  5. Dan jika kamu melihat orang-orang yang campur tangan dalam ayat-ayat Kami, maka berpalinglah kamu dari mereka sampai mereka campur tangan dalam sebuah pembicaraan yang berbeda; dan jika setan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), kembali janganlah engkau duduk kembali dengan orang-orang dzalim. [6:68]
  6. Apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi, dan semua yang Allah telah ciptakan?. Dan kemungkinan telah dekatnya waktu (kebinasaan) mereka? , lalu berita  mana lagi setelah ini mereka akan iman? [7:185]
  7. Dan demikianlah,  Tuhanmu telah memilih kamu (untuk menjadi Nabi), dan Dia mengajarkan kamu ta‘wil mimpi, dan Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Yakub, sebagaimana Dia menyempurbakan nikmatNya kepada dua orang nenek moyangmu sebelum itu, Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui, Maha Bijaksana. [12:06]
  8. Dan orang dari Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya: ‘Berikanlah kepada nya tempat dan (layanan) yang baik, mudah-mudahan ia bermanfaat bagi kita atau kita pungut dia sebagai anak’. Dan demikianlah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di negeri Mesir dan agar Kami mengajarkan kepadanya men-ta‘wil mimpi-mimpi. Dan Allah memiliki kekuasaan penuh atas urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak tahu. [12:21]
  9. “Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku kekuasaan dan telah mengajarkan ku men-takwil mimpi. Pencipta seluruh langit dan bumi, Engkau pelindungku di dunia ini dan akhirat. Jadikanlah aku mati sebagai muslimin, dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang sholih. [12:101]
  10. Dalam cerita mereka adalah pelajaran bagi orang-orang berakal. Itu bukan sebuah cerita yang diada-adakan, tetapi membenarkan tentang apa yang sudah ada dan menjelaskan segala sesuatu, dan (sebagai) petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. [12:111]
  11. Mungkin engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih setelah mereka berpaling, karena mereka tidak akan beriman pada keterangan ini sama sekali. [18:06]
  12. Dan apakah telah sampai kepadamu cerita tentang Musa? [20:09]
  13. Kemudian Kami mengutus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali datang kepada suatu bangsa rasul mereka, mereka mendustakan nya. Maka Kami silih gantikan sebagian mereka dengan sebagian lain (dalam kebinasaan), dan Kami jadikan mereka bahan cerita (bagi manusia). Maka binasalah bagi orang-orang yang tidak beriman. [23:44]
  14. Dan di antara manusia, ada orang yang menggunakan percakapan kosong untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu, dan menjadikannya sebagai olok-olokan. Mereka akan memiliki azab yang menghinakan. [31:6]
  15. Itulah ayat-ayat Allah yang Kami bacakan kepadamu dengan kebenaran. Maka, dengan perkataan  yang mana lagi setelah Allah dan ayat-ayat-Nya yang mereka percayai? [45:6]
  16. Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami, jauhkanlah jarak perjalanan kami, dan(berarti  mereka) menganiaya diri mereka sendiri. Maka Kami jadikan mereka bahan pembicaraan, dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya dalam hal demikian ini ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang yang sabar yang bersyukur. [34:19]
  17. Allah telah menurunkan perkataan yang terbaik, yaitu Al Quran yang serupa (ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang. Kulit orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka gemetar karenanya, kemudian kulit mereka dan hati mereka melunak untuk mengingat Allah. Demikianlah petunjuk Allah; Ia menuntun dengan itu siapa yang Dia kehendaki. Dan bagi siapa saja yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat membimbingnya. [39:23]
  18. Apakah telah sampai kepadamu cerita tentang tamu-tamu yang di muliakan Ibrahim? [51:24]
Didalam Ayat yang di sebutkan diatas dapat disimpulkan bahwa Allah SWT itu memaksudkan hadits itu berupa Perkataan, Pembicaraan, Cerita, Berita, Kejadian, Keterangan, Ayat dan Mimpi. Mungkin karena itu jugalah para sahabat-sahabat Rasulullah mengatakan bahwasanya apa yg di lakukan atau di ucapkan oleh Rasulullah  itulah yg disebut hadits. Karena apa yang disampaikan Rasulullah kepada sahabat nya Beliau dapatkan dari wahyu Allah yang disampaikan malaikat jibril kepada nabi Muhammad dalam bentuk perkataan, pembicaraan, cerita, kejadian bahkan juga mimpi.
      Jadi mungkin, apa yang di maksud Hadits dalam Al Quran dengan Hadits yang disebut para sahabat berupa ucapan atau perbuatan yang di sampaikan Nabi Muhammad itu sama. Dalam segi bahasa dan juga pemahaman. Wallahua’lam bisshowab segalanya tidak pasti karena menurut teori elastisitas einsten, seuatu yang pasti adalah ketidakpastian itu sendiri. Karena pemilik dan yang mengetahui segala kepastian itu hanya lah Allah SWT.
      Demikian Arif Wibowo pun undur diri.



















http://muslimsaja.wordpress.com/2013/01/26/kata-hadits-dalam-al-quran/

Posting Lama Beranda

0 komentar :